Takut Ditangkap Dan DiMassa, Joni Nekat Terjun ke Sungai Musi, Begini Nasibnya

 



Dikabarkan Joni alias Ringgo, 40, pelaku pemalakan ponsel milik sepasang kekasih di atas Jembatan Ampera yang nekat melompat ke Sungai Musai, akhirnya ditangkap polisi, Minggu (25/4), sekitar pukul 19.30 WIB. Dia ditangkap Unit 1 Subdit 3 Jatanras Diskirimum Polda Sumsel di rumahnya. Pelaku terpaksa ditembak di bagian kaki, karena melawan saat ditangkap.


Agen Domino


kejadian bermula pada saat korban Asri, 25, bersama pacarnya Maryani, 25, sedang duduk di atas jembatan Ampera. Kemudian datang kedua pelaku dengan mengendarai sepeda motor langsung mendekati korban. “Pelaku Joni langsung mengeluarkan sajam dan mengancam kedua korban, sedangkan satu pelaku mengawasi situasi,” ujarnya, Senin (06/09). Lanjut Kompol Cristoper menjelaskan, pelaku Joni memaksa kedua korban mengeluarkan handphonenya.

Baju Asri robek lantaran terkena sabetan sajam Joni,” jelasnya. Mengetahui aksi pemalakan, warga yang melintas langsung mendekati korban dan kedua pelaku langsung melarikan diri.


Agen Poker


Sementara itu Joni mengakui untuk menghindari kejaran polisi, dirinya melarikan diri ke Bangka sambil berjualan balon. “Pada saat terjun ke Sungai Musi, saya berenang ke tepi di Kertapati dan langsung melarikan diri,” katanya. Lantaran rindu dengan anak istrinya, Joni pulang ke rumahnya di Kertapati. “Saya langsung ditangkap. Karena handphone tersebut ada sama saya, lantas saya jual dengan harga Rp250 ribu, dan uangnya saya gunakan untuk makan dan beli rokok. Atas perbuatannya pelaku terancam pasal 365 KUHPidana

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Takut Ditangkap Dan DiMassa, Joni Nekat Terjun ke Sungai Musi, Begini Nasibnya"

Posting Komentar