Seorang Pria Bunuh Selingkuhan karena Hamil dan Minta Tanggung Jawab

 



Dikabarkan pria berinsial J (51) diduga membunuh selingkuhannya, berinsial N (9). Kemudian, jasad korban dibuang di Pinggiran Aliran Sungai Aek Natas, Desa Ujung Pandang, Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura), Sumatera Utara, Rabu, 4 Agustus 2021. N yang merupakan warga Kecamatan Bila Hilir, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara, menelepon J, Selasa siang, 3 Agustus 2021, sekitar Pukul 14.00 WIB


Agen Domino


Korban meminta pelaku untuk mengantarnya ke kampung halamannya di Kecamatan Rantau Prapat, Kabupaten Labuhan Batu. Selanjutnya, pelaku yang merupakan warga Kecamatan Negeri Lama, Kabupaten Labuhan Batu, merental mobil Avanza untuk mengantar korban ke rumah mamaknya tersebut. "Sesampainya di Rantau Prapat pelaku mengantarkan korban ke rumahnya di Kelurahan Lobusona. Sedangkan pelaku kembali ke rumahnya di Kecamatan Negeri Lama," kata Kapolres Labuhan Batu, AKBP Deni Kurniawan, kepada wartawan di Mako Polres Labuhan Batu, Jumat, 6 Agustus 2021.

Deni mengungkapkan Rabu siang, 4 Agustus 2021, sekitar pukul 12.00 WIB. Korban kembali menelepon pelaku untuk diantarkan ke rumah seorang dukun atau paranormal di Kabupaten Labuhan Batu Utara. Tujuannya untuk meminta pengelaris usahaLalu di saat keduanya mengobrol, terjadi cek-cok. Karena, korban mengucapkan dirinya hamil dari hasil hubungan mereka selama ini. N pun meminta J untuk bertanggung jawab. "Korban mengatakan bahwa dirinya sedang hamil. Sehingga pelaku tidak terima penjelasan tersebut dikarenakan korban dan pelaku sudah 1 tahun tidak berkomunikasi. Sehingga terjadilah pembunuhan tersebut," kata Deni.


Agen Poker


Sementara di lokasi kejadian polisi pagi harinya Kamis, 5 Agustus 2021, mendapat laporan korban tewas di pinggir sungai. Mereka lalu melakukan olah TKP dan penyelidikan. Sore harinya, pukul 17.00 WIB menerima informasi keberadaan pelaku di Kecamatan Aeknabara. "Dia ditangkap saat menunggu bus yang lewat menuju ke Pekan Baru. Pelaku diamankan oleh tim Sat Reskrim Polres Labuhan Batu," kata Deni. Atas perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 340 Jo dan pasal 338 dari KUHPidana. Maksimal hukumannya mati atau penjara seumur hidup.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Seorang Pria Bunuh Selingkuhan karena Hamil dan Minta Tanggung Jawab"

Posting Komentar