Usai Cabuli Anak Dibawah Umur, Driver Taksi Online DiCiduk Polisi

 



Dikabarkan seorang taksi online, SN, diduga melakukan pencabulan terhadap penumpangnya. Yaitu, seorang perempuan yang masih di bawah umur berinsal, S. Penangkapan supir takasi online itu, dibenarkan oleh Plt Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan, Kompol Rafles Langgam Putra kepada wartawan, Rabu, 7 Juli 2021. Ia menjelaskan, SN diamankan petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Medan dari tempat persembunyiannya di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.


Agen Domino


Pelaku sudah berhasil kita tangkap di daerah Serdang Bedagai. Setelah sebelumnya telah melarikan diri ke berbagai kota di Sumatera Utara," ungkap Rafles dikutip, Kamis, 8 Juli 2021. Kepada petugas, SN mengkaui perbuatannya. Yang diduga melakukan pencabulan terhadap korban, yang merupakan warga Kota Medan. Aksi bejatnya, dilakukan pelaku pada Jumat malam, 18 Juni 2021. "Saat kita interogasi, tersangka mengakui perbuatannya telah menyetubuhinya korban di salah satu hotel kawasan Jalan Jamin Ginting, Kota Medan," kata Rafles. Rafles mengungkapkan bahwa pelaku sendiri memberikan keterangan berbelit-belit. Kemudian, memberikan keterangan tidak sesuai dengan keterangan disampaikan korban dan para saksi yang dilakukan pemeriksaan oleh petugas kepolisian.

Namun dalam proses penyidikan ada beberapa hal yang belum sesuai antara keterangan korban dengan keterangan tersangka," kata Rafles. Sebelumnya, korban sempat memesan taksi online sebuah aplikasi jasa transportasi online. Ternyata, SN lah driver taxi online yang di-order-nya. Kemudian, antara pelaku dan korban tukar-tukaran nomor handphone.


Agen Poker


Rafles menjelaskan dari keterangan korban, bahwa S dipaksa melakukan persetubuhan oleh pelaku dan di bawah ancaman senjata tajam. Namun tersangka, membantah hal tersebut. "Dari beberapa fakta termasuk dari beberapa rekaman CCTV tidak terlihat adanya ancaman senjata tajam," ujar Rafles. Kemudian, Sabtu 18 Juni 2021. Korban bersama keluarganya, membuat laporan ke Mako Polrestabes Medan. Atas perbuatannya, SN jerat dengan Pasal 81 Undang-undang Perlindungan Anak dan Perempuan. Dengan ancaman maksimal 15 tahun kurungan penjara.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Usai Cabuli Anak Dibawah Umur, Driver Taksi Online DiCiduk Polisi"

Posting Komentar