Tiga Kakak Adik Jual Narkoba, Bandarnya Ternyata Oknum Sipil Negara


 


Dikabarkan Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bernama Sutar ditangkap polisi, Kamis (9/4), karena diduga terlibat peredaran narkoba jenis sabu-sabu. Kasat Resnarkoba Polresta Mataram AKP I Made Yogi Purusa Utama mengungkapkan terduga bandar narkoba jenis sabu-sabu ini merupakan pemain kelas kakap yang namanya dikenal dengan sebutan Sutar.


Agen Domino


Dalam keterangan konferensi persnya di hadapan wartawan, Sutar mengakui bahwa dirinya masih berstatus ASN yang bertugas di bidang pengairan Dinas PUPR Lombok Barat. Selain itu, Sutar juga mengakui bahwa istrinya, Fitria, pernah berhadapan hukum karena kasus narkoba. Keterlibatan istri Sutar dalam kasus narkoba terungkap oleh Polresta Mataram pada tahun 2020.

Sutar ini ditangkap dari hasil pengembangan empat orang yang kami tangkap lebih dahulu di wilayah Karang Bagu. Sabu-sabu yang kami temukan dari mereka, disebut sumbernya dari Sutar," ujarnya. Empat orang yang tiga di antaranya kakak beradik itu berinisial AP, HS, HP, dan seorang pria lainnya berinisial YH. Mereka ditangkap dalam giat penggerebekan Kamis (8/4) dinihari. "Jadi pertamanya yang ditangkap itu YH, orang Karang Kemong. Perannya sebagai penjual sabu di seputaran rumah HP," ucap dia.


Agen Poker


Dari hasil penggeledahan, petugas kepolisian berhasil mengamankan barang bukti narkoba dari dalam kamar HS. Dari keterangan HS kemudian muncul peran Sutar sebagai pemasok narkoba. "Sabu-sabu yang kami temukan dari YH dan rumah HP itu mencapai 10 gram dan uang diduga hasil penjualan, senilai Rp1,9 juta," kata Yogi. Kini akibat perbuatannya, ke lima orang tersebut telah diamankan di Mapolresta Mataram dan terancam Pasal 112, Pasal 114, Pasal 127 Ayat 1 Huruf a, Pasal 132 Undang-Undang RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tiga Kakak Adik Jual Narkoba, Bandarnya Ternyata Oknum Sipil Negara"

Posting Komentar