Tagih Utang Warga, 4 Preman di Bali Ancam Tembak Kaki

 



Dikabarkan Polda Bali menangkap empat preman yang melakukan pemerasan dan pengancaman akan melakukan penembakan terhadap salah satu warga dengan modus menagih utang. "Keempat preman ini menerima orderan untuk menagih utang terhadap seseorang (korban). Dalam upayanya, pelaku menggunakan ancaman kekerasan dan mengancam akan menembak kaki korban


Agen Domino


Ia mengatakan bahwa para pelaku ini dibayar Rp5 juta dalam aksi premanisme yang dilakukannya. Kata Dirkrimum bahwa para tersangka dibayar untuk menagih utang arisan yang diikuti oleh istri dari pelapor bernama I Made Jaya Saputra. Aksi premanisme ini terjadi pada Senin, 8 Februari pukul 20.30 Wita di Jalan Muding Buit, Kelurahan Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung

Djuhandani menjelaskan bahwa korban saat itu tetap menolak memberikan mobil kepada pelaku. Hingga akhirnya korban merasa tertekan dan akan pergi dari TKP. Ketika akan pergi, para pelaku memegang tangan kiri dan kanan korban, lalu salah satu pelaku ada yang mencekik leher korban dan menggiring ke dalam rumah.


Agen Poker


Terhadap pelaku BM yang juga seorang residivis ini pernah membuat berita bohong memojokkan petugas (polisi). Melalui FB pelaku ini mengatakan petugas membantu kejahatan," katanya.Atas perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 368 KUHP Jo Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama sembilan tahun. (Ant)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tagih Utang Warga, 4 Preman di Bali Ancam Tembak Kaki"

Posting Komentar