Ribut Hanya Karena Warisan, Keponakan Bantai Paman hingga Tewas




Dikabarkan seorang pria dari Desa Sukaraja Baru, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, membunuh pamannya sendiri, Supardi (40). Pembunuhan ini dipicu masalah harta warisan kebun cempedak dari mendiang kakek pelaku


Agen Domino


Dijelaskan pelaku pada saat persidangan Saat itu, korban datang menggunakan sepeda motor dan langsung membentak. "Mana bapak kau," ujar sang paman dengan nada keras "Ada di rumah," jawab Suhardiman.
Kemudian sang paman kembali menyahut, "Panggil Bapak Kau", sambil melemparkan benda berupa potongan besi pendek.

Dengan hal itu tersangka kemudian kembali lagi ke tempat tersebut dengan membawa parang, dan membacok korban di bagian kepala hingga terjatuh ke tanah. Kemudian, tersangka kembali membacok leher korban sebanyak tiga kali hingga tewas di tempat.


Agen Poker


Polisi juga sudah meminta keterangan dari saksi. Sedangkan Jjasad Korban langsung dievakuasi ke RSUD Banyuasin. Tersangka sudah menyerahkan dirinya untuk bertanggungjawab dan kenalan pasal 338 Jo 55  KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," ujar Danny

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ribut Hanya Karena Warisan, Keponakan Bantai Paman hingga Tewas"

Posting Komentar