Babi di Sumut (MEDAN) Terancam Punah Karena Jumlah Kematiannya Terus Meningkat.

Babi di Sumut (MEDAN) Terancam Punah Karena Jumlah Kematiannya Terus Meningkat.

Kematian BABI secara massal sempat membuat warga dari berbagai daerah menjadi jijik dan sangat berhati-hati bila membeli makanan laut seperti ikan udang dan lainnya. Pasalnya gara-gara kematian pasal babi tersebut membuat mereka para peternak menjadi kebingungan hendak kemanakan bangkai-bangkai babi yang sudah mati.

Agen Domino

Alhasil banyak para peternah yang membuat bangkai babi tersebut ke sungai dan perairan laut. Jumlah babi yang mati kian bertambah dan penyebabnya belum pasti. pasti. Babi-babi yang mati itu menyebar di 16 kabupaten/kota di Sumatera Utara. Hingga per 11 Desember, akumulasi kematian babi yang terlapor mencapai 27.070 ekor atau sekitar 2,7 persen dari total populasi sebanyak 1.229.742 ekor.

Hal itu disampaikan Kepala Balai Veteriner Medan, Angka kematian babi tersebut naik dari sehari sebelumnya sebanyak 25.656 ekor. Angka tersebut, menurutnya, adalah angka yang terlapor. Pihaknya yakin jika angka kematian babi itu terjadi semakin banyak makan koda MEDAN, Sumatera Utara akan menjadi kehabisan Babi sehingga Hal tersebut akan membuat angka KEPUNAHAN terjadi.

Agen Poker

Kepala Balai Veteriner Medan menyampaikan bila terjadi kepunahan, ia berharap kepada para peternah untuk beralih menjadi ternak ikan atau unggas lainnya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Babi di Sumut (MEDAN) Terancam Punah Karena Jumlah Kematiannya Terus Meningkat."

Posting Komentar