Miris Sekolah SDN di Aceh Timur Ini Belajar Di Lantai Karena Tidak Mempunyai Meja Dan Kursi



Setiap siswa yang masuk kelas harus membuka sepatunya supaya lantai tidak kotor. Karena tidak mempunyai meja dan kursi mereka menggunakan lantai ruangan tersebut untuk tempat belajar , ” ujar Kepala SDN 6 Pirak Timu, M Samin SPd .

Proses belajar mengajar di lantai tersebut sudah berlangsung sejak sekolah tersebut mulai menerima murid baru pada 2017.
“Ketiga lokal yang belajar di lntai sehingga prosesnya tidak maksimal,” ujar M Samin.

Agen Domino


Persoalan lain yang menjadi kekhawatiran pihaknya, jika nanti murid kelas tiga naik kelas empat, pada tahun ajaran baru, belum ada ruangan untuk mereka.

Karena saat ini ruangan di sekolah itu belum tersedia. Jika tidak dibangun dalam waktu dekat, dikhawatirkan tak dapat digunakan ketika mulai sekolah di tahun ajaran baru.

“Dana operasional sekolah memang ada, tapi selama ini kita gunakan untuk kebutuhan sekolah, dan belum bisa kita gunakan untuk pengadaan mobiler,” ujarnya.

Hal lain yang menyebabkan guru dan murid kesusahan selama ini adalah setiap hari harus masuk ke masjid yang berjarak 200 meter dan meunasah 100 meter ketika hendak buang air besar atau ke kamar mandi, karena belum memiliki kamar mandi,

Agen Poker


Terkadang, kata M Samin, murid atau guru menumpang di rumah warga sekitar jika sudah tidak tahan “Ini juga sudah berlangsung lama, karena sekolah kami belum ada kamar mandi,” katanya.

Jumlah murid di sekolah tersebut dari empatlokal saat ini sudah mencapai 71 orang yang berasal dari sekitar sekolah tersebut.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Miris Sekolah SDN di Aceh Timur Ini Belajar Di Lantai Karena Tidak Mempunyai Meja Dan Kursi"

Posting Komentar