Tak Mau Memberi Restu, Guru Mengaji di Tangerang Tewas Usai Dibacok Oleh Adik Iparnya Sendiri


Seorang guru mengaji di Tangerang, tewas setelah dibacok oleh adik iparnya sendiri dan peristiwa tersebut terjadi di Kampung Nanggung, RT 04/RW 01, Desa Pasir Gintung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, pada 2 Juli 2019.

Agen Domino

Kapolsek Cisoka AKP Uka Subakti, mengatakan Korban sendiri bernama Yahya (43) dan pelaku bernama Sarjaya (63) yang merupakan adik ipar korban, motif dari pembunuhan itu disebabkan oleh sakit hati.

Pelaku sakit hati dengan perkataan korban, sehingga membuat pelaku mendatangi korban dan langsung melayangkan sebilah golok ke leher korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Balaraja, Kabupaten Tangerang dan untuk pelaku sendiri langsung diamankan oleh warga yang geram dengan perbuatannya, bahkan pelaku juga sempat dikeroyok oleh warga.

Petugas yang sampai di lokasi langsung melepaskan tembakan ke udara untuk melerai warga yang mengeroyok pelaku, pelaku terselamatkan dari amukan warga dan langsung dibawa ke Mapolsek Cisoka, untuk diproses lebih lanjut.

Dan pembunuhan tersebut terjadi ketika Sarjaya tidak mendapatkan restu dari Yahya untuk dapat rujuk kembali dengan adik perempuannya, sehingga Sarjaya menebaskan golok ke leher Yahya hingga tewas di Kampung Nanggung, Deda Pasir Gintung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang.

Agen Sakong

Warga sekitar yang melihat korban bersimbah darah langsung menggotongnya ke RSUD Balaraja, Kabupaten Tangerang, sementara pelaku yang diamankan langsung dihajar oleh warga yang emosi dengan perbuatannya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tak Mau Memberi Restu, Guru Mengaji di Tangerang Tewas Usai Dibacok Oleh Adik Iparnya Sendiri"

Posting Komentar