Dilempari Keju Oleh Temannya, Siswa SMP Tewas Diduga Karena Penyakit Alergi




Karan Cheema (13), pagi itu berpamitan seperti biasa kepada ibunya untuk pergi ke sekolahnya di Greenford, London Barat, Inggris.Beberapa jam berselang, sang ibu, Rina Cheema, menerima sebuah telepon dari pihak sekolah.

Agen Domino

Dengan nada panik pihak sekolah mengabarkan bahwa putranya pingsan dan mengalami reaksi alergi parah.Hal tersebut diakibatkan oleh sepotong keju yang dilemparkan oleh seorang murid keleher Karan.Karan diketahui menderita alergi terhadap susu, gandum, gluten, telur dan kacang-kacangan.

Sang ibu setiap hari dengan hati-hati memperhatikan pola makan putranya, bahkan ia menyimpan makanan sang anak di lemari es khusus.Karan pun juga selalu berhati-hati terhadap makanan yang dikonsumsinya dan selalu memberitahu orang disekitarnya tentang alerginya.

Sang ibu bahkan menitipkan obat-obatan kepada pihak sekolah untuk berjaga-jaga.Siswa yang dijadikan tersangaka selama di pengadilan mengatakan ia tahu Karan alergi roti, tapi tidak tahu jika ia juga alergi susu.

Ia menangis dan terus meminta maaf atas perbuatannya.Ia sempat mempertanyakan bagaimana sepotong kecil keju bisa berakibat begitu fatal.Namun, hasil forensik menunjukkan segalanya. Karan mengalami pembengkakan di bibir dan lidah.

Konsultan alergi anak, Dr Adam Fox mengatakan bahwa reaksi yang dialami Karan belum pernah terjadi sebelumnya.Karan diketahui sempat melaporkan kejadian pelemparan yang dialaminya kepada guru piket dan mengingatkan tentang alerginya.

Agen Domino

Namun sang guru hanya menganggap hal tersebut sebagai kenakalan siswa biasa.Sampai semua terlambat.Ibu Karan benar-benar menyesalkan perlakuan sekolah yang menyepelekan alergai KaraPada akhirnya siswa pelaku pelemparan tidak pernah didakwa dan hanya dikeluarkan dari sekolah.Karan sendiri diketahui meninggal dunia setelah dirawat selama sepuluh hari.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dilempari Keju Oleh Temannya, Siswa SMP Tewas Diduga Karena Penyakit Alergi"

Posting Komentar