Tidak Bisa Merasakan Orgasme Saat Berhubungan, Wanita Ini Bunuh Pacarnya Karena Uda Kelelahan

Tidak Bisa Merasakan Orgasme Saat Berhubungan, Wanita Ini Bunuh Pacarnya Karena Uda Kelelahan
Tidak Bisa Merasakan Orgasme Saat Berhubungan, Wanita Ini Bunuh Pacarnya Karena Uda Kelelahan
Tidak Bisa Merasakan Orgasme Saat Berhubungan, Wanita Ini Bunuh Pacarnya Karena Uda Kelelahan - Seorang wanita bernama Youyou (39) asal Taiwan dijatuhkan hukuman penjara selama 15 tahun karena terbukti melakukan pembunuhan terhadap kekasihnya sendiri.

Agen Domino

Saat itu, dirinya memberikan penjelasan kenapa sampai menusuk kekasihnya dengan pisau hingga tewas. Diketahui jika kekasihnya bernama Kou (47) dengannya baru pulang dari club malam hingga dalam keadaan mabuk.

Dan You pun meminta untuk melakukan berhubungan intim saat itu, akan tetapi korban saat itu tidak sadarkan diri akibat minum terlalu banyak. Sama-sama masih dalam keadaan mabuk akhirnya mereka pun melakukan hubungan intim.

Saat itu, korban pun ingin menyudahi hubungan tersebut karena mengaku sudah sangat kelelahan dan tidak sanggup lagi. Akan tetapi, tersangka malah mencurigainya jika sudah melakukan hubungan dengan wanita lain saat meninggalkannya sendiri didalam club malam tersebut.

Karena sudah emosi mengaku tidak mendapatkan orgasme nya dan korban juga telah menghianatinya. Ia pun langsung mengambil pisau buah yang ada di meja dekat kasur dan langsung menikam leher dan dada korban hingga bebera kali.

Mayat korban pun pertama diketahui oleh petugas kebersihan hotel yang hendak membersihkan kamar tersebut. Korban sudah tak bernyawa diatas kasur dengan kain kasur yang sudah berwarna merah semua.

Agen Poker

Dari penyelidikan polisi yang dilihat dari CCTV hotel, ternyata ia dibunuh oleh pacarnya sendiri. Polisi pun langsung memburu tersangka dan berhasil menangkapnya setelah hendak kabur ke luar negeri.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tidak Bisa Merasakan Orgasme Saat Berhubungan, Wanita Ini Bunuh Pacarnya Karena Uda Kelelahan"

Posting Komentar