Tak Tahan Melihat Ibunya Dimarahi, Pemuda di Lubuklinggau Bunuh Kakak Kandungnya Sendiri


Seorang pemuda bernama Sastra Efendi alias Fendi (22) yang merupakan warga di Gang Permai VI Jalan Kenanga II RT04 No 43 Kelurahan Batu Urip Kecamatan Lubuklinggau Utara II Kota Lubuklinggau, nekat menghabisi nyawa kakak kandungnya sendiri Nasution (30).

Agen Domino

Peristiwa pembunuhan itu terjadi pada 26 Maret 2019 sekitar pukul 8 malam, sang kakak tewas setelah kepalanya dipukul oleh Fendi menggunakan kayu dari arah belakang.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono didampingi Kapolsek Lubuklinggau Utara, mengatakan kasus adik membunuh kakaknya itu bermula dari tindakan sang kakak yang kerap memarahi ibunya.

Korban memarahi ibu kandungnya sendiri lantaran tak mau memberikan uang, sang adik yang sudah tak tahan melihat perlakuan kakaknya itu pun emosi dan spontan mengayunkan sebalok kayu ke arah kepala kakaknya.

Fendi berulang kali memukul pundak kakaknya dibagian belakang hingga akhirnya sang kakak meninggal dunia, korban pun sempat dilarikan kerumah sakit akan tetapi nyawanya sudah tidak tertolong.

Sementara itu Fendi yang sadar akan perbuatannya tetap berada di dalam rumah dan tak melarikan diri, dari pengakuannya sendiri pelaku mengaku kesal dan emosi lantaran korban sudah sering menganiaya ibunya.

Terakhir sebelum kejadian korban minta uang sebesar Rp20 juta kepada ibunya untuk membeli motor, namun sang ibu tidak memberikan lantaran tidak ada uang, disitulah korban langsung marah-marah kepada ibunya.

Agen Sakong

Melihat hal tersebut, pelaku yang kesal dan emosi spontan saja mengambil kayu dan menghantamkannya ke pundak korban dan pukulan tersebut juga mengenai kepala korban, kini Fendi masih diamankan di Mapolsek Lubuklinggau, guna untuk diproses lebih lanjut.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tak Tahan Melihat Ibunya Dimarahi, Pemuda di Lubuklinggau Bunuh Kakak Kandungnya Sendiri"

Posting Komentar