Dijanjikan Gaji Puluhan Juta, Enam Gadis Dibawah Umur Dijadikan Korban Perdagangan Manusia



Sumberinfo - Dijanjikan pekerjaan yang layak dengan gaji tinggi, enam orang gadis di Indramayu justru jadi korban perdagangan manusia. Keenam korban ditawarkan pelaku menjadi pemandu lagu disebuah rumah karaoke di Surabaya.

Namun setiba nya disana, mereka justru dipaksa menjadi wanita penghibur bahkan tukang pijat plus. Para korban diantara nya AM (15), VK (16), TI (16), RM (17), DR (18) dan RA (22). Kelima diantara nya masih dibawah umur dan berstatus remaja putus sekolah.

Saat ini keenam korban masih ditangani oleh Polres Indramayu setelah mendapat laporan dari warga setempat. Sementara aksi perdagangan manusia itu didalangi oleh tiga pelaku yang diantara nya, WN (17), FG (32) dan FS (31).

Agen Domino


Terungkap nya kasus itu bermula dari laporan masyarakat tentang ada nya penyekepan dirumah pelaku FS. Atas laporan itu, polisi kemudian bergerak dan menuju lokasi guna memastikan pelaporan tersebut.

Sesampai nya disana, awal nya FS tak mengaku jika dirumah nya dijadikan tempat menyekapan. Namun polisi yang tak percaya langsung melakukan penggeledahan hingga menemukan korban RA (22).

Dan ternyata kedatangan polisi telah diketahui FS, sehingga meminta RA untuk bungkam dan bersembunyi didalam kamar. Kepada polisi, FS mengaku awal nya menjanjikan korban untuk bekerja sebagai pengasuh anak di Surabaya. Namun ia kemudian disuruh menjadi terapis plus dan digaji sebesar Rp 10 juta perbulan nya.

Agen Poker

Parah nya lagi, korban sudah dijajakan pelaku kepada para pria hidung belang dengan tarif Rp 500 hingga Rp 1 juta. Karena takut, korban terlihat menangis hingga FS pun nekat menyekap nya didalam rumah.

Selain RA, polisi juga turut menyalamatkan lima korban lain nya yang masih dibawah umur. Selain itu ketiga pelaku merupakan satu jaringan dengan motif menjanjikan pekerjaan layak namun justru dijadikan PSK.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dijanjikan Gaji Puluhan Juta, Enam Gadis Dibawah Umur Dijadikan Korban Perdagangan Manusia"

Posting Komentar