Dicegat Lalu Dibawa Kesemak, Siswi MTs Hampir Diperkosa Setelah Melawan Hingga Babak Belur

Dicegat Lalu Dibawa Kesemak, Siswi MTs Hampir Diperkosa Setelah Melawan Hingga Babak Belur
Dicegat Lalu Dibawa Kesemak, Siswi MTs Hampir Diperkosa Setelah Melawan Hingga Babak Belur
Dicegat Lalu Dibawa Kesemak, Siswi MTs Hampir Diperkosa Setelah Melawan Hingga Babak Belur - Seorang wanita tiba-tiba dianiaya oleh orang tidak dikenal setelah di cegat menaiki sepedanya saat ingin berangkat kesekolah.

Agen Domino

Kejadian tersebut diketahui terjadi di Desa Pulau Sangkar, Merangin, Kerinci, Jambi. Wanita yang dikatakan merupakan salah satu siswi MTs itu hampir saja diperkosa oleh pria tersebut dan sempat melawan hingga akhirnya ia babak belur karena di pukuli.

Dari keterangan yang diberikan, hal itu terjadi ketika dirinya ingin berangkat sekolah menaiki sepedanya. Ketika ada pria yang mencengatnya dan langsung menariknya ke semak-semak, tidak tinggal diam ia pun melawan dan langsung berteriak minta tolong.

Namun ia malah mendapatkan penganiayaan hinga wajahnya babak belur dihajar pria tersebut. Disaat ia berteriak, pria tersebut pun langsung kabur karena menyadari ada beberapa warga setempat yang datang ingin menolong.

Warga kemudian membawanya ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan akibat pukulan yang diberikan oleh pelaku hingga mengalami lebam di seluruh wajahnya.

Kapolsek yang mendapatkan laporan tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan di TKP. Dan dari informasi yang didapatkan korban mengetahui nama pelaku nya dan telah di konfirmasi ke polisi.

Agen Poker

Pihak polisi juga menghimbau kepada masyarat setempat agar lebih berhati-hati lagi ketika berjalan sendirian. Apalagi saat ini sangat marak perampokan, pemerkosaan, hingga pembunuhan. Sampai saat ini masih menunggu korban pulih agar bisa mendapatkan keterangan lebih jelas.



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dicegat Lalu Dibawa Kesemak, Siswi MTs Hampir Diperkosa Setelah Melawan Hingga Babak Belur"

Posting Komentar