Bermula Dari Pinjam Ponsel, Gadis Ini Rayu Dan Disetubuhi Kakek Bercucu Lima



Sumberinfo - Sebelum nya, seorang gadis keterbelakangan mental ditemukan tewas mengenaskan dekat kebun kopi. Gadis malang itu diduga menjadi korban pemerkosaan disertai pembunuhan oleh orang tak dikenal.

Kasus itu sontak membuat warga sekitar heboh lantaran korban sempat dikabarkan menghilang. Dan kali ini, seorang gadis yang juga memiliki keterbelakangan mental kembali menjadi korban pemerkosaan.

Parah nya lagi sang pelaku adalah seorang kakek berinisial SP (62) yang berprofesi sebagai seorang satpam. Kakek 5 cucu itu diduga melakukan kekerasan pada korban sebelum menyetubuhi nya.

Agen Domino


Kasus pemerkosaan itu bermula ketika korban DV (23) mendatangi pelaku untuk meminjam ponsel milik nya. Kedua nya yang tak saling kenal itu lantas dimanfaati pelaku untuk mengajak korban ke rumah nya.

Korban yang memiliki sedikit gangguan kejiwaan itu lantas menuruti ajakn pelaku tanpa menaruh curiga. Setiba nya dirumah sekita pukul 01.30 Wita, pelaku langsung merayu korban untuk berhubungan badan namun ditolak.

Pelaku lantas mengancam korban sambil memegang senjata tajam hingga akhir nya korban pun pasrah. Selama beberapa jam, pelaku sudah menggagahi korban sebanyak dua kali. Hingga keesokan pagi nya pelaku mengantar korban dekat pasar lalu meninggalklan gadis itu sendirian.

Agen Poker


Kasus itu kemudian mencuat setelah keluarga korban melaporkan kejadian yang dialami korban ke Polsek Samarinda. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi kemudian berhasil mengamankan pelaku dirumah nya di Merbabu.

Awal nya pelaku mengaku jika hubungan badan itu dilakukan atas dasar sama-sama suka. Namun dari hasil visum menunjukan jika korban sempat mengalami penganiyaan dan kekerasna dibagian kelamin.

Karena kuat nya bukti, pelaku dijatuhi hukuman 8 tahun penjara atas tuduhan kasus kekerasan dan pelecehan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bermula Dari Pinjam Ponsel, Gadis Ini Rayu Dan Disetubuhi Kakek Bercucu Lima"

Posting Komentar