Cristiano Ronaldo Terancam Kehilangan Gelar, Dikarenakan Oleh Kasus Pajak


Cristiano Ronaldo, mantan penyerang Real Madrid sedang terancam kehilangan gelar besarnya di negara asalnya. Hal ini diperingatkan secara langsung oleh Presiden Portugal Marcelo Rebelo de Sousa.

Agen Domino

Ronaldo diangkat sebagai 'petugas' Agung Ordo Pangeran Henry pada Januari 2014. Sebelumnya dirinya sudah dianugerahi Salib besar Ordo Merit sesudah Portugal memenangkan Euro 2016.

Marcelo Rebelo de Sousa sesudah menanggapi bahwa Ronaldo bisa saja kehilangan penghargaan ini sesudah tersangkut kasus pajak. Bintang Juventus ini sudah dinyatakan bersalah oleh hakim pengadilan Madrid, terkait dengan kasus dari penggelapan pajak.

Namun, Ronaldo setuju untuk membayar denda sebesar 18.8 juta Euro berserta dengan vonis hukuman penjara 23 bulan yang ditanggungkan.

Mantan bintang Manchester United ini, terlibat dengan penipuan pajak yang sudah dilakukan di Spanyol di antara 2011 dan 2014. Disaat itu[, dirinya sudah bermain untuk Los Blancos.

Agen Poker

Undang-undang ini sungguh sederhana: terserah kanselir dari perintah nasional agar bisa melihat apakah ada sesuatu hal yang telah terjadi yang dapat menyebab kan hilangnya kehormatan," kata Rebelo de Sousa, sama seperti yang dikutip AFP.

Kita yang diharuskan membiarkan mereka yang memiliki hak kehukuman untuk dapat memputuskan apa yang harus dilakukan dan melihat apakah hukuman tersebut berlaku ataupun tidak dalam kasus ini.

Tetapi, pemimpin Madeira Miguel Albuquerque menjelaskan apabila status dari Ronaldo di negara tersebut akan tetap utuh."  Di sini di Madeira, Cristiano Ronaldo selalu saja dipandang sebagai orang yang baik. Dirinya tidak bisa dianggap sebagai penjahat dari pemasalahan pajak.

Dirinya adalah pria asal Portugal yang paling bergensi di dunia."

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cristiano Ronaldo Terancam Kehilangan Gelar, Dikarenakan Oleh Kasus Pajak"

Posting Komentar