Terlalu Pagi Menjadwalkan Ujian Kuliah, Seorang Mahasiswa Ancam Bunuh Dosen Dikampusnya


Sumberinfo - Hanya karena masalah sepele, seorang mahasiswa harus mempertanggungjawabkan perbuatan nya dibalik jeruji besi. Rafael Decomas (20) dituduh telah melakukan sebuah nada ancaman pembunuhan kepada dosen nya melalui akun Twitter.

Tak butuh lama, pihak kepolisian yang menerima laporan ancaman itu langsung bergerak dan menangkap pelaku. Dari data yang diperoleh, Rafael tercatat sebagai salah satu mahasiswa disebuah universitas Atlantic Florida.

Dalam unggahan nya di Twiter menggunakan nama samaran, Rafael mengatakan jika ia akan menghabisi nyawa sang dosen. Bahkan ia juga turut mengatakan jika pembunuhan itu telah ia rencanakan sebelum ujian dimulai.

Agen Domino


Namun unggahan itu langsung menerima respon dari pengguna Twitter lain yang kemudian melapor ke pihak kepolisian. Setelah melacak pengguna Twitter, polisi akhir nya berhasil mengungkapkan pelaku dibalik akun tersebut masih berstatus mahasiswa.

Pihak kepolisian kemudian bergerak dan memberikan surat peringatan pada Rafael untuk segera menyerahkan diri. Rafael kmeudian ditahan di rumah tahanan Palm Beach atas tuduhan ancaman pembunuhan terhadap orang lain.

Agen Poker


Kepada polisi remaja itu mengaku jika status unggahan itu adalah perbuatannya. Namun ia mengaku jika itu hanya sebuah nada kekesalan dan tak bermaksud untuk melukai siapapun. Rasa kesal itu berawal dari keputusan dosen mata kuliah yakni professor Karl Weiss, yang menjadwalkan ujian pukul 8 pagi.

Hal itu justru membuat Rafael harus bangun terlalu pagi untuk bisa berangkat kuliah yang memakan perjalanan selama dua jam. Ternyata status ancaman tersebut langsung dihapus Rafael setelah beberapa jam diunggah. Mahasiswa itu pun akhirnya dibebaskan setelah membayar denda sebesar USD 4.000 atau sekitar Rp 59 juta.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Terlalu Pagi Menjadwalkan Ujian Kuliah, Seorang Mahasiswa Ancam Bunuh Dosen Dikampusnya"

Posting Komentar