Sadis! Pasutri Asal Meksiko Bunuh 25 Wanita, Tubuh Korban di Mutilasi Lalu Dijual



Sumberinfo - Pembunuhan adalah salah satu kriminal yang tiada habis nya dilakukan sejumlah orang. Perbuatan sadis itu pula yang dilakukan oleh sepasang suami istri di asal Messiko bernama Juan dan Patricia. Kedua nya merupakan pembunuh sadis sekaligus kanibal yang menyebabkan puluhan nyawa wanita disana hilang secara misterius.

Aksi kejahatan kedua nya terbongkar setelah polisi setempat menerima laporan warga yang mencurigai rumah pasangan tersebut. Ketika polisi tiba lokasi, kedua nya tampak resah terlebih saat polisi memeriksa kedalam.

Namun tiba-tiba saja polisi dikejutkan dengan temuan beberapa potongan tubuh manusia dalam sebuah kereta bayi. Tak sampai disitu, polisi semakin terkejut ketika melihat ada banyak potongan tubuh lain nya yang disimpan dalam lemari pendingin maupun wadah ember.

Agen Domino


Kepada polisi, pasangan itu mengaku sengaja menyimpan bagian tubuh korban nya yang kemudian akan dijual. Bahkan hingga saat ini, pelaku sudah membunuh setidak nya 25 orang wanita dipinggiran kota Meksiko.

Dari semua korban tiga diantara nya seorang siswi SD dan ibu muda bersama bayinya yang masih berusia 3 tahun. Dalam aksi nya, kedua pelaku merayu calon korban nya untuk datang ke rumah dengan maksud menawarkan barang jualan mereka.

Agen Poker


Korban yang tak menaruh curiga, lantas mengiyakan permintaan pelaku. Dan tak disangka, kedatangan korban justru menjadi petaka bagi diri mereka. Tanpa banyak bicara, pasangan itu lantas membunuh korban nya, kemudian memutilasi dan menjual tubuh potongan tubuh mereka.

Tak hanya membunuh, bahkan Juan juga menyetubuhi mayat korban sebelum merampas semua barang berharga milik mereka. Sebelum digiring polisi, pelaku Juan sempat meminta izin untuk membersihkan tubuh. Hal itu dilakukan lantaran diri nya bukan lah seorang penjahat yang kotor.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sadis! Pasutri Asal Meksiko Bunuh 25 Wanita, Tubuh Korban di Mutilasi Lalu Dijual"

Posting Komentar